Damborgdreyer8's website

Our website

21
Ap
Panduan Analisa Prediksi di Dalam Pertandingan Bola
21.04.2018 06:36


Saat menyaksikan sayembara sepakbola dalam layar paras kita kadang kala disajikan kesibukan tebak skor yang dikerjakan para ahli. Walau memikat, saya bukan percaya tumbuk skor merupakan sesuatu yang seharusnya dikerjakan.

Kalau sepadan untuk fun and games bolehlah, tapi tentu tidak perlu dianggap serius sebab tidak ada rendah logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu pertandingan.

Berbeda dengan mereka siapa menyunggi yang akan menang -- atau bahwa pertandingan akan berakhir dengan seri. Menebak seperti itu reguler saja dikerjakan, walau saat akhirnya globe itu tambun sehingga pemenang pun kadang kala kali khilaf diprediksi. Mengapa? Karena terselip tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini hamba akan dukung beberapa trik membuat perkiraan yang tertentu. Bukan berarti saya tetap benar di dalam memprediksi sebuah pertandingan. Tentu saja tidak, walaupun dengan sekutil berbangga (sediiiikit saja) hamba memiliki rekor kebenaran perkiraan yang sempurna tinggi: hitung panjang 3 mulai 4 antisipasi saya serasi kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, beta memprediksi dengan terjadi All German final di Liga Champions. Dalam final, termasuk di depan beribu-ribu warga Surabaya yang tumpah sebuah kegiatan nonton bareng, saya memprediksi Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kemajuan. Sebelum itu saya pun meyakini kalau Atletico Madrid akan merajin Copa Del Rey. Final, saya memperkirakan Belanda hendak mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin aku tekankan di sini adalah; prediksi bisa resmi bisa cela, tapi yang penting satu buah prediksi mutlak harus memiliki dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, 1 buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka unsur keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap aja tidak siap diprediksi berdasar pada 100%, makin prediksi mengenai skor akhir. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi merabung tajam.

Beta ajak Engkau untuk mengkritik beberapa bayangan terakhir saya guna menjabarkan beberapa prinsip penting yang saya serius akan berguna bagi Dikau saat mengetes memprediksi pertandingan.

Di antara bayangan yang saya sebut pada atas, kejituan soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar gawang Atletico]. Walau demikian terdapat logika dalam belakang antisipasi tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Syarat masa mengutuskan ketidakrukunan tokoh Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Atas media heran saya menerima kabar kalau Ronaldo serta Mourinho pun tidak cocok (berita hal hal tersebut baru tampak di Nusantara beberapa zaman lalu). Sebagai pelatih aku paham benar arti kesyahduan tim di dalam dan dalam luar lapangan dan dampaknya bagi performa tim. Sesuatu ini ditambah faktor Falcao yang sedang on fire, yang menghasilkan saya deging memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips bayangan 1: Pertimbangkan suasana di tim, terutama saat 1 buah turnamen berlanjur di mana pemain mesti terus bertepatan tanpa bisa menghindari rekan-rekannya.

Tip antisipasi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat perbandingan cup, kemonceran striker demikian menentukan. Saat pertandingan persatuan kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segala elemen menjimbit lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkanmenjadikan, walau konsistensi keseluruhan menjulang juga harus dipertimbangkan.

Ketika memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Indonesia saya menjaga hati nurani. Secara subjektif saya membela Nusantara tentunya. Namun, saat mengenakan kacamata bercap objektivitas, kita semua tetap setuju kalau Belanda suntuk di untuk Indonesia. Lalu mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih mencolok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat sedangkan Indonesia akan bermain maksimum gairah, oleh karena itu akan sanggup mereduksi pertarungan kualitas. Menjadi, skor tipis atau raksasa bisa pula diprediksi beserta sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, merupakan keberuntungan semata.

Tips dugaan 3: Hindari membela satu tim tatkala membuat perkiraan. Kita piawai selalu berjanji tim tambatan hati kita menang, tapi ketika membuat perkiraan tentu pikiran harus diutamakan di bagi fanatisme berkesinambungan.

Saya tersenyum saat menafsirkan di sebuah media tanda tentang persamaan-persamaan final Permufakatan Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir kolam. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kemenangan Dortmund berdasarkan fakta-fakta ini. Mereka tenggelam bahwa fakta-fakta tersebut memikat dan benar-benar benar memilikinya, namun bukan memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah kelurusan hati dengan fakta yang lain adalah salah satu rupa dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terperosok para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan terampil menjadi limbung membuat sebuah prediksi pertandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern pun dimunculkan lalu bertahun-tahun kincit. Karena cerita statistik Dortmund memang raya saat menentang Bayern, tidak sedikit yang lalu menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini mengecoh. Mengapa? Karena statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik mula musim pun tidak dapat dengan rambang menjadi tolok ukur. Perkembangan ke-2 tim semenjak pertemuan ujung perlu dipertimbangkan.

Tips dugaan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Anda pada statistik pertandingan jurang kedua tim yang paling dekat beserta saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim secara keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini sekadar.

Karena dugaan saya kadang kala saya munculkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak memohon saya menenung berbagai sayembara lainnya. Paling banyak saya abaikan atau hamba tolak secara alasan luka paham hal kekuatan kedua tim. Keterangan saya tersebut senafas beserta tips dugaan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat prediksi tanpa dilatar belakangi keterangan dan warta yang baik mengenai kru atau liga tersebut. Bahwa bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menghasilkan prediksi tentang MU vs Chelsea. Kita mustahil menjadi pakar tentang semua liga yang siap. Akui sekadar.

Tips dugaan 7: Kita juga tidak seharusnya meneroka setiap pertentangan. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menjimbit menurut Dikau 50-50. Bahwa sudah amat tahan bangun, hindari mendesak diri menghasilkan prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan perkiraan anda mau meningkat.

Tetap banyak usulan lainnya yang bisa serta patut dimanfaatkan dalam membuat sebuah bayangan yang berkelas. Karena keterbatasan tempat abdi berhenti cukup di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh realitas prediksi tersebut. baca selengkapnya Sebuah prediksi yang berkualitas, baik sahih maupun melenceng, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Datenschutzerklärung
Free homepage created with Beep.com website builder
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!